| Kiai Musthofa Aqil Ngaji Kitab Bidayatul Hidayah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kiai Musthofa Aqil Ngaji Kitab Bidayatul Hidayah
Kiai Musthofa menuturkan bahwa kitab Bidayatul Hidayah menjadi penting untuk dibacakan pada bulan Ramadhan tahun ini, karena kajian di dalamnya memiliki simpulan penting bagi umat Islam agar menjadikan Ramadhan sebagai sarana untuk membersihkan diri.“Saya memilih untuk membaca kitab Bidayatul Hidayah ini karena inti dari kitab ini adalah tentang pentingnya membersihkan hati, pikiran, dan jiwa. Hal ini sangat berhubungan dengan Ramadhan sebagai sarana untuk membersihkan diri, sudah waktunya kita menyisihkan kehidupan duniawi dan berkonsentrasi selama sebulan penuh untuk mencari ridla Allah Swt,” tutur kiai yang kerap disapa Kang Muh ini.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Pengasuh Ma’had Al-Ghadier Pesantren Kempek Cirebon ini menambahkan, bahwa godaan keduniaan sebelum Ramadhan memang tidak dapat dinilai sederhana, mulai dari tuntutan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, hiruk pikuk politik hingga persoalan-persoalan lain yang terlalu kerap membuat manusia lupa kepada Tuhannya.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
“Ramadhan adalah bulan yang dipilih oleh Allah Swt untuk menurunkan pedoman manusia berupa Al-Quran suci,” tambahnya.Selain itu, juga merupakan bulan khusus untuk menganugerahkan rahmat-Nya secara lebih berlimpah. Maka Ramadhan juga sebagai pilihan terbaik bagi umat manusia untuk kembali kepada Tuhannya.
“Serta bulan yang bisa dijadikan sebagai medan latihan penyeimbangan antara kebutuhan duniawi dan akhirat,” tambah Kiai Musthofa.
Pengajian pasaran Ramadhan kitab Bidayatul Hidayah ini rencananya akan disiarkan langsung di radio Pondok Pesantren Attauhidiyyah setelah shalat Tarawih. Selain Bidayatul Hidayah, Kiai Musthofa juga membaca kitab Tafsir Jalalain dan Ihya Ulumuddin seusai shalat Shubuh, dan kitab Hujjatu Ahlis Sunnah Wal-Jama’ah rangan Mbah Ali Maksum Krapyak kaseusai shalat Ashar.
Redaktur : Abdullah Alawi
Kontributor: Sobih Adnan
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Nahdlatul Ulama Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar