Jumat, 22 November 2013

IPNU-IPPNU Ziarahi Kubur Para Pendiri NU Sulsel

Makassar, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Belasan pengurus IPNU-IPPNU Sulawesi Selatan dan IPNU-IPPNU Makassar mengunjungi Pekuburan Arab jalan Kandea nomor 3 Makassar, Ahad-Senin (3-4/8). Mereka di sana mendoakan arwah sejumlah ulama dan tokoh pendiri NU seperti Anre Gurutta KH Muhammad Ramli, Anre Gurutta KH Ahmad Bone, ayah Jusuf Kalla Anre Gurutta H Kalla.

Di pemakaman ini, mereka juga berdoa untuk Anre Gurutta KH Muhiddin Zain, Anre Gurutta KH Abduh Shafa, Anre Gurutta KH Said Musamma, Imam besar masjid raya Anre Gurutta KH Tahir Mahdali, ibu Jussuf Kalla Hj Athirah, Dr Harifuddin Cawidu, Bunyamin Matalitti.

IPNU-IPPNU Ziarahi Kubur Para Pendiri NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Ziarahi Kubur Para Pendiri NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Ziarahi Kubur Para Pendiri NU Sulsel

Dari sana rombongan pelajar NU bergerak menuju makam Syekh Nashirussunna Anre Gurutta KH Muhammad Nur di Daya dan makam Anre Gurutta KH Muh Harisah AS di pekuburan Al-Waqiah, Gowa.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

“Kami rutin berziarah dan tahlilan setiap tahunnya sebagai upaya menghormati para pendiri NU di Sulsel di samping menjaga tradisi NU,” kata Ketua IPNU Sulsel Muhammad Ramli Syamsuddin, Senin (4/8).

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Maklum, kata Ramli, belakangan ini banyak aliran sempalan yang mengafirkan tradisi masyarakat. Karenanyatekad kami semakin menguat untuk melestarikan tradisi ziarah makam. “IPNU-IPPNU mestinya berdiri di garis depan untuk melestaikan budaya atau tradisi ziarah makam sebagai bentuk kewajiban dan tanggung jawab,” tegas Ramli.

Tampak dalam rombongan ziarah antara lain Ketua IPPNU Sulsel Mirna Kartika, Wakil Ketua IPNU Andy, Bendahara IPNU Sudirman, Ketua IPNU Makassar Muhammad Nur, Wakil Ketua IPNU Makassar Abd Rahman, Ketua IPPNU Makassar Nur Azizah Dahlan, Sekretaris IPNU Makassar Aswad, Wakil Bendahara IPNU Makassar Rusli Gani, dan sejumlah kader IPNU-IPPNU Sulawesi Selatan di Makassar. (Andi M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Hikmah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar