Ketua Tanfidziyah MWCNU Gading M. Fauzan Adzim mengungkapkan, tujuan pemberian pelatihan merawat jenazah tersebut adalah untuk berbagi pengetahuan yang lebih mendalam tentang tata cara merawat jenazah yang benar menurut aturan dan syariat agama Islam.
| Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jenazah pun Harus Diperlakukan Secara Islami
“Kami ingin memberikan pelatihan bagaimana cara merawat jenazah yang benar sesuai dengan tuntunan ahlussunnah wal jamaah annahdiyah dan kitab-kitab yang digunakan oleh ulama NU,” ujarnya ketika dihubungi Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Sabtu (2/2).Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Menurut Fauzan, materi pelatihan yang diberikan meliputi perawatan saat mendekati sakaratul maut, memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan jenazah. “Melalui pelatihan ini kami ingin menciptakan kader NU yang handal dan terampil dalam merawat jenazah,” jelasnya.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Dikatakan oleh Fauzan, pelatihan ini digelar karena selama ini ada beberapa warga nahdliyin yang belum memahami tata cara merawat jenazah sehingga selalu mengandalkan orang lain.“Saya berharap nantinya segenap warga nahdliyin utamanya yang ada di Kecamatan Gading bisa memahami bagaimana cara merawat jenazah sesuai dengan syariat Islam dan yang telah dilakukan oleh ulama-ulama NU,” terangnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Kyai, Sholawat Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar