“Makesta merupakan tahap awal pengkaderan IPNU IPPNU dalam meneruskan perjuangan para ulama dalam mensyiarkan faham Ahlusunnah Wal Jama’ah (Aswaja) dan turut serta membentengi faham radikal yang mulai memasuki dunia pelajar dan kampu,” terang Kartika Nur Umami, Ketua PKPT IPPNU UINSA.
| IPNU IPPNU UINSA Siap Kawal Pemberdayaan Era Millenial (Sumber Gambar : Nu Online) |
IPNU IPPNU UINSA Siap Kawal Pemberdayaan Era Millenial
Makesta diikuti seluruh fakultas yang ada di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya diantaranya Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah. Pengkaderan Makesta diikuti oleh 207 peserta yang didominasi oleh peserta perempuan.Mengawal kader NU dalam lingkungan kampus menjadi suatu tantangan tersendiri bagi PKPT IPNU IPPNU UINSA karena mengingat pemikiran-pemikiran para mahasiswa baru yang kadang masih menjadi beradaptasi sesuai perasaan dan logikanya. Sehingga PKPT IPNU IPPNU UINSA juga mengupayakan pemberdayaan kader di dalam kampus.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini saya bisa menambah wawasan tentang kebangsaan dan ke-NU-an, yang jarang sekali kami dapat dibangku sekolah maupun kuliah,” kata salah satu peserta, Muhammad Fajar.Fajar menambahkan setelah kegiatan dirinya akan berusaha sebaik-baik mungkin untuk mengabdi dan menjadikan IPNU-IPPNU UINSA lebih baik.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Sulistia Prabawati, alumni Ketua PKPT IPPNU UINSA tahun priode 2014-2015 dan Ketua PC IPPNU Kota Surabaya tahun 2017-2019 sangat mengapresiasi kegiatan Pengkaderan Makesta tersebut.“Mengikuti makesta merupakan gerbang awal untuk ikut menjadi bagian dari IPNU-IPPNU dan pemberdayaan kader pun sangat dibutuhkan bagi para kader agar kader tersebut tetap selalu berdaya di IPNU-IPPNU maupun NU pada khususnya,” katanya. (Sumriyah/Kendi Setiawan)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Khutbah, AlaNu Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar