Minggu, 17 September 2017

Peringati Haul, Santri Pondok Tremas Baca Manaqib Pendiri

Pacitan, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Para santri Perguruan Islam Pondok Tremas, Pacitan, Jawa Timur, memperingati haul akbar pendiri pertama, KH Abdul Manan Dipomenggolo, di antaranya dengan berziarah dan membaca manaqib. Pembacaan manaqib berlangsung khidmat di area pemakaman masyayikh Desa Semanten Pacitan, Selasa (26/08) sore.

Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan KH Luqman Harist Dimyathi saat memimpin pembacaan manaqib mengatakan, mengunjungi makam para wali atau kiai merupakan cara untuk mendeatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini adalah bagian dari tuntunan agama dan jauh dari perbuatan syirik.

Peringati Haul, Santri Pondok Tremas Baca Manaqib Pendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Haul, Santri Pondok Tremas Baca Manaqib Pendiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Haul, Santri Pondok Tremas Baca Manaqib Pendiri

“Sebagai wujud rasa takdzim para santri kepada pada para masayikh yang telah wafat salah satunya dengan mendoakan dan menziarahi makamnya,” tuturnya.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Para ulama, lanjutnya, memberikan arahan yang baik tentang tata cara dan etika berziarah. “Jangan sekali-kali meminta di dalam kuburan tapi mintalah kepada allah SWT melalui wasilah orang yang dikubur itu, mudah mudahan bisa dipahami,” terang kiai yang akrab disapa Gus Luqman ini.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Selain pembacaan manaqib, peringatan haul juga diisi dengan pembacaan tahlil yang dipimpin KH. Rotal Amin. Sedangkan pembacaan doa secara bergantian dibacakan sejumlah kiai antara lain KH Umar Syahid, KH. Fuad Habib, KH Burhanuddin, KH Hammad Harist, KH Asif Hasyim, dan KH Achid Turmudzi dan KH.Hamid.

Peringatan haul dihadiri oleh ribuan peziarah yang terdiri dari alim ulama, tokoh masyarakat, alumni dan para santri. (Zaenal Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Sejarah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar