Dari beberapa Banser yang hadir ternyata ada dua sosok yang masih satu keluarga, yakni Ibadullah Tengku (42) dan anaknya, Bayu Hasan (20). Mereka adalah satu-satunya ayah dan anak yang jadi Banser dan menunaikan tugas pengamanan bersama dalam satu kegiatan malam itu. Pemandangan ini amat jarang ditemukan di tempat lain.
| Kompaknya Dua Anggota Banser Ayah dan Anak Ini (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kompaknya Dua Anggota Banser Ayah dan Anak Ini
Pengamanan terhadap pengajian Maulid Akbar Buya Yahya itu bagi ayah dan anak tersebut adalah tugas perdana mereka. Ibadullah dan Bayu sebelumnya mengikuti pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) bersama di Ponpes NU Madinatul Ulum al Ishlah, Kampar 12 sampai 14 Desember bulan lalu.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Apa tanggapan keduanya di tugas perdananya? Ibadullah mengaku senang dan bangga bisa mengawal kegiatan Buya Yahya dan Majelis Al Bahjaj di Pekanbaru. "Sekaligus kita minta didoakan Buya Yahya biar istiqomah menjadi Banser yang selalu siap ditugaskan menjaga ulama dan panji-panji NU," kata Ibadullah.Senada dengan sang Ayah, Bayu Hasan juga mengaku senang bisa menjadi bagian dari Banser Riau. Apalagi mereka masuk generasi pertama yang kembali menghidupkan Banser Riau setelah lebih dari 10 tahun seperti "mati suri". "Alhamdulillah rasanya senang sekali, bisa bersama-sama dengan ayah tugas jadi Banser," ujar Bayu.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Ia juga memuji Ayahnya yang mau menyisihkan rezekinya buat belikan seragam Banser buat Bayu dan dua orang temannya. "Ayah nabung dan akhirnya bisa beli seragam Banser buat kami," katanya.Dalam majelis Maulid Akbar oleh Buya Yahya yang digelar di Masjid peninggalan Sultan Abdul Jalil (pendiri kota Pekanbaru dari kesultanan Siak) dihadiri ratusan jamaah. Buya Yahya menyambut gembira keterlibatan Banser Riau dan berharap bisa terus ikut majelis pengajian yang rutin sebulan sekali digelar itu. (Purwaji/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pahlawan Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar