| Fatwa Sesat MUI Picu Gerakan Ekstrem Kelompok GAPAS di Cirebon (Sumber Gambar : Nu Online) |
Fatwa Sesat MUI Picu Gerakan Ekstrem Kelompok GAPAS di Cirebon
KBNU selama ini memang bersikap toleran terhadap gerakan ekstrem GAPAS yang dipimpin Andi Mulya. Namun, pihak KBNU kini merespon aktif kelompok yang menamakan Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS) yang mengatasnamakan agama dengan dalih menegakan amar maruf nahi munkar.Menurut KBNU, cara dakwah GAPAS berlebihan karena dilakukan dengan kekerasan yang jelas munkar, intimidasi, dan teror, bukan dengan cara-cara yang maruf (kebaikan) sebagaimana ajaran dakwah Rasulullah SAW.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Ketua Rabithah Mahad Islamy (RMI) Cirebon KH Badrudin Hambali menilai, aksi Andi Mulya bersama kelompoknya melebihi batas karena melakukan penekanan terhadap MUI untuk mengeluarkan fatwa sesat terhadap kelompok atau majelis tertentu yang dianggap tidak sesuai dengan paham GAPAS."Apa yang sudah dilakukan Andi Mulya sudah berlebihan. Dengan dalih fatwa MUI, GAPAS melakukan tindakan kekerasan dengan membubarkan kelompok tersebut," ujarnya saat ditemui setelah pertemuan bersama KBNU di pesantren Assalafiyah, Bode, Plered, Cirebon, Jumat (28/2).
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Dalam pertemuan ini KBNU menyatakan sikap terkait permasalahan tersebut. Mereka mengecam segala bentuk eksploitasi agama Islam sebagai pembenaran tindak kekerasan, intimidasi, dan teror terhadap kelompok tertentu. Karena, hal tersebut bertentangan dengan visi Islam yang mengajarkan sikap santun, damai, dan toleran.KBNU juga mengimbau masyarakat Cirebon untuk mewaspadai gerakan apapun terutama yang mengatasnamakan agama.
Keluaga Besar NU terdiri atas beberapa unsur organisasi. Mereka yang tergabung antara lain RMI, GP Ansor, Majelis Dzikir Rijalul Ansor, Banser, Pagar Nusa, ISNU, IPNU, IPPNU, PMII, Fatayat NU, Lakspesdam NU, KSS, Pesantren Gedongan, Pesantren Kempek, Hamada, Pesantren Babakan Ciwaringin, Pesantren Balarante, Pesantren Kepuh, dan Pesantren Salafiyah Bode. (A Imam Baehaqi/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Fragmen Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar