Penyerahan kado maulid dimaksudkan untuk mengapresiasi perjuangan para guru ngaji. Kado ini berisi kain batik, buku agama, dan uang tunai yang dikemas menyerupai kado.?
| Peringati Maulid, TPQ Al-Mubarok Sumenep Apresiasi Guru Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online) |
Peringati Maulid, TPQ Al-Mubarok Sumenep Apresiasi Guru Ngaji
“Kado maulid ini senilai 350 ribu per guru ngaji,” ujar Irwan Sujatmiko selaku ketua panitia.?Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Alumnus ITS Surabaya tersebut mengungkapkan bahwa guru ngaji merupakan penyangga utama dakwah Islam sehingga layak diperhatikan. “Lihat saja, anak kita siapa yang ngajari ngaji?” ungkapnyaPondok Pesantren Attauhidiyyah
Acara ini diawali dengan hafalan Juz ‘Amma oleh para santri. Kemudian pembacaan Maulid Diba. Sebelum ditutup dengan doa, terlebih dahulu diserahkan kado maulid kepada para guru ngaji yang kemudiann dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH Taufiq Syakur yang juga dosen STAIN Pamekasan.Kegiatan ini merupakan kerja sama TPQ Al-Mubarok dengan Lembaga Amil Zakat dan Infaq Al-Ma’un (LAZIM). Kepala TPQ Al-Mubarok KH Abdurrahman mengungkapkan kegembiraannya dibantu oleh LAZIM.?
“Alumnus ITS Surabaya menggerakkan LAZIM, tentu saya sangat bangga,” katanya. Ia menambahkan bahwa LAZIM tak hanya membantu dana tetapi juga turut mempersiapkan teknis acara ini. (Junaidi/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Lomba, Internasional Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar