Hanya bermodalkan silaturahmi dan kesadaran kemanusiaan, ia berhasil mengetuk hati sejumlah donatur untuk membawa warga penderita tumor ganas yang diketahui bernama Beni (54), warga Kampung Cimala, Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.
| Kader Ansor Bandung Fasilitasi Pasien Dhuafa Penderita Tumor (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kader Ansor Bandung Fasilitasi Pasien Dhuafa Penderita Tumor
"Kebetulan keluarga Pak Beni tergolong keluarga tidak mampu. Walaupun sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi untuk menempuh perjalanan ke RSHS Bandung sangat jauh mencapai puluhan kilometer. Dan itu tentu sangat membutuhkan fasilitas," ujar Azis saat dihubungi Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Selasa (24/1).Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Saat ini, kata Azis, penderita tumor ganas itu kini sudah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berkat bantuan kendaraan dari salah satu donatur Sedekah Rombongan, sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang sosial.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
"Tapi kami juga koordinasi dengan beberapa instansi pemerintah seperti kepala desa, Muspika dan Dinas Sosial. Mereka apresiatif. Bahkan kami juga sudah kirim surat ke Bupati bahwa di daerah kami yang terpencil ini banyak warga miskin yang masih kesulitan untuk berobat," katanya.Ke depan ia akan terus memberikan dampingan kepada warga miskin yang masih kesulitan untuk berobat. Bahkan ia mengajak semua pihak untuk sama-sama memberikan advokasi di wilayahnya tersebut sehingga bisa menggerakkan pemerintah agar ada anggaran untuk warga miskin yang hendak berobat.
"Sebetulnya target ada satu keluarga lagi yang sangat membutuhkan dan siap kami fasilitasi. Mudah-mudahan lancar tanpa ada halangan apapun," pungkas pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris GP Ansor Pasirjambu tersebut. (Ade Mahmudin/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Fragmen Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar