Dalam ujian tersebut santri memang benar-benar diuji sejauh mana kemampuannya dalam pemahaman agama. Tentu disamping ujian itu, pertimbangan soal akhlak dan moral santri sehari-hari menjadi penilaian utama, karena moral santri adalah bekal kehidupan nyata untuk santri sampai kapanpun.
| Ingin Lulus, Santri di Pesantren Al Ishlahiyah Diuji Tujuh Orang (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ingin Lulus, Santri di Pesantren Al Ishlahiyah Diuji Tujuh Orang
Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ishlahiyah Nyai Anisah Mahfud menjelaskan, “Pendidikan akhlak merupakan upaya untuk mensinkronkan perilaku manusia (lahir-batin) dengan doktrin agama sehingga agama benar-benar menjadi jalan hidup bagi penganutnya. “?Ia menambahkan, terbangunnya akhlak yang baik inilah yang menjadi tujuan diutusnya Rasulullah SAW. Pesantren adalah wahana pendidikan akhlak yang cukup signifikan karena pesantren merupakan tempat indoktrinasi nilai-nilai agama sekaligus sebagai laboratorium dan ruang praktikum penerapan ilmu yang didapatkan.?
“Keberadaan pengasuh pesantren yang satu atap dan pengawasan sepanjang waktu sangat menentukan keberhasilan pendidikan akhlak di pesantren,“ imbuhnya.
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Pesantren Al Ishlahiyah didirikan oleh KH Mahfudz Kholil dan Nyai Hj Hasbiyah Hamid, yang merupakan sepupu KH Wahab Chasbullah. Red Mukafi NiamDari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Nasional, Ulama Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar