Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan berharap agar Wali Kota Pekalongan HM Saelany Mahfudz yang baru dilantik bisa menjalankan amanah dan lebih mensejahterakan semua lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.
Harapan itu disampaikan H Muhtarom Ketua PCNU Kota Pekalongan usai Saelany resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di gedung Grhadika Bhakti Praja Semarang, Ahad (19/11).
| PCNU Minta Wali Kota Pekalongan Jalankan Amanah untuk Seluruh Warga (Sumber Gambar : Nu Online) |
PCNU Minta Wali Kota Pekalongan Jalankan Amanah untuk Seluruh Warga
Dikatakan, sebagai kota religius, Kota Pekalongan perlu adanya program khusus pada nilai-nilai keagamaan. Namun, program itu harus tepat dan tidak hanya sekadar slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Saelany Mahfudz sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Pekalongan periode 2016-2021. Karena Wali Kota Pekalongan H Alf Arslan Junaid meninggal pada September lalu, HM Saelany, berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri atas nama Presiden, diangkat menjadi Wali Kota.Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya berpesan agar setiap daerah menerapkan kanal informasi rakyat sehingga informasi dari mereka bisa terserap dengan baik."Dengan kanal informasi ini kita bisa mendengar langsung dari masyarakat, baik yang bersifat keluhan maupun masukan," katanya.
Pelantikan disaksikan perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi, serta tamu undangan baik dari Kota Pekalongan maupun Kabupaten Pekalonngan. Saat itu, Gubernur juga melantik Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan dan Kabupaten.
Saelany Machfudz, saat ditemui seusai pelantikan, menjelaskan bahwa kanal informasi di Kota Pekalongan sebenarnya sudah ada sejak awal kepemimpinan almarhum Wali Kota Alex dan hingga sekarang masih terus berjalan.
"Kanal informasi yang kami terapkan di Kota Pekalongan sejak awal kepemimpinan waktu itu namanya Alex Mendengar," jelasnya.
Setelah pelantikan, Saelany beserta rombongan langsung menuju Kota Pekalongan, berziarah ke makam kedua orang tua dan kakeknya, KH Saelan, pendiri pondok pesantren Ribatul Mutaallimim Landungsari.
Saelany adalah pejabat berlatar belakang santri dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan periode 2002-2007. (Abdul Muiz/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Attauhidiyyah Humor Islam, Budaya Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar