Jumat, 11 Agustus 2017

Perangi Narkoba, Pesantren Harus Jadi Percontohan

Pamekasan, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Hingga saat ini, pesantren menjadi salah satu lembaga pendidikan dan keagamaan yang berjasa besar dalam menanggulangi geliat sindikat narkoba. Sistem pembinaan dan kedisiplinan di dalamnya menjadi ruh untuk meredam serangan barang haram tersebut.

Perangi Narkoba, Pesantren Harus Jadi Percontohan (Sumber Gambar : Nu Online)
Perangi Narkoba, Pesantren Harus Jadi Percontohan (Sumber Gambar : Nu Online)

Perangi Narkoba, Pesantren Harus Jadi Percontohan

Demikian penegasan Sekjen Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Ra Ghufron saat sharing kenarkobaan di Depot Andayani, Pamekasan, Selasa malam (13/9). Dikatakan, dalam menanggulangi narkoba, pesantren harus jadi percontohan.

"Sindikat narkoba sekarang bergerak kian bebas. Penegakan hukum kita masih lemah. Bahkan, aparat penegak hukum terindikasi menjadi bagian dari sindikat narkoba," terang Ra Ghufron.

Menurutnya, berbagai ruang kehidupan masyarakat dalam sasaran narkoba. Termasuk ruang lingkup lembaga pendidikan.

"Lembaga-lembaga pendidikan berpotensi besar jadi lumbung peredaran narkoba. Sehebat seperti apapun sistem pendidikannya, kalau tidak mengantisipasi serangan narkoba, itu sangat bahaya," ujar Ra Ghufron.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Untuk hal itu, tambahnya, sekolah-sekolah bisa mencontoh pesantren yang betul-betul menyentuh kehidupan anak didik (santri) secara utuh. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pahlawan Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Rabu, 09 Agustus 2017

Pimpinan PWNU Jatim Terserah pada Pilihan PCNU

Surabaya, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Perhelatan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur diantara agendanya adalah memilih calon rais dan ketua. Semuanya diserahkan kepada PCNU untuk mencari kader terbaik.

Ketua Panitia Konferwil NU Jatim H Masyhudi Mukhtar menadaskan bahwa siapa saja berhak dicalonkan dan dipilih menjadi kandidat rais dan ketua PWNU Jatim 2013-2018.?

Pimpinan PWNU Jatim Terserah pada Pilihan PCNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pimpinan PWNU Jatim Terserah pada Pilihan PCNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pimpinan PWNU Jatim Terserah pada Pilihan PCNU

“Itu sangat bergantung kepada suara PCNU yang memang memiliki hak untuk memilih dan menentukan siapa yang paling pantas,” katanya saat dihubungi Pondok Pesantren Attauhidiyyah (29/4).

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pak Masyhudi, sapaan akrabnya tidak menampik kalau selama ini telah beredar sejumlah nama yang akan bertarung pada perhelatan lima tahunan ini. Dari informasi yang berkembang, untuk jabatan rais sepertinya masih tetap akan diamanahkan kepada KH Miftachul Akhyar.?

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Namun untuk jabatan ketua tanfidziyah, beberapa nama telah muncul, di antaranya KH Abdurrahman Utsman (Jombang), H Husnul Khuluq (Gresik), KH Abdullah Syamsul Arifin (Jember), H Ali Aziz dan H Ridwan Nashir (keduanya dari IAIN Sunan Ampel) serta tentunya KH Mutawakkil Alallah, ketua sekarang.

Terhadap munculnya sejumlah nama ini, Sekretaris PWNU Jatim ini tidak terlalu merisaukan. “Semakin banyak calon, tentu akan semakin baik,” katanya.?

Sebelumnya, Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) mengharapkan akan ada regenerasi di PWNU Jatim. ?

“Kami berharap ada regenerasi, dan calonnya jangan hanya satu,” kata Presidium MA IPNU, Sudarsono Yusuf. Penegasan serupa disampaikan oleh H Hasan Aminuddin.?

“Sudah saatnya anak muda direkrut menjadi pengurus khususnya di tingkatan tanfidziyah,” katanya kepada sejumlah insan media (28/4). ? Mantan Bupati Probolinggo beralasan bahwa tantangan pengurus NU ke depan lebih berat dari sebelumnya.?

Konferwil NU Jatim akan berlangsung 31/5 hingga ? 2/6 mendatang di Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Lebo Sidoarjo. Sejumlah kegiatan juga akan diselenggarakan demi menunjang Konferwil dari mulai kegiatan sosial, budaya, ilmiah serta olah raga.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Aswaja, Pondok Pesantren, Olahraga Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Senin, 07 Agustus 2017

Tradisi Cek dan Ricek Cegah Penyebarluasan Hoaks

Bengkulu, Pondok Pesantren Attauhidiyyah 



Anggota Dewan Pers, Anthonius Jimmy Silalahi, mengajak masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama mengantisipasi penyebarluasan berita bohong atau hoaks. Tradisi cek dan ricek disebutnya bisa menjadi pencegah semakin tersebarnya hoaks. 

Hadir sebagai pemateri di kegiatan Literasi Media sebagai Upaya Cegah dan Tangkal Radikalisme dan Terorisem di Masyarakat di Bengkulu, Kamis (12/10), Jimmy mengatakan, masyarakat bisa berperan membendung penyebarluasan hoaks dengan cara menahan diri setiap kali menerima kiriman informasi di media sosial. 

Tradisi Cek dan Ricek Cegah Penyebarluasan Hoaks (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Cek dan Ricek Cegah Penyebarluasan Hoaks (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi Cek dan Ricek Cegah Penyebarluasan Hoaks

"Jangan karena suka atas kiriman tersebut, kita share tanpa adanya verifikasi. Cek dan ricek kebenarannya. Jikapun benar cek lagi manfaatnya," kata Jimmy. 

Menurut Jimmy, kemauan melakukan cek dan ricek adalah langkah termudah yang bisa membantu membendung peredaran hoaks. Untuk cara pengecekan,  dia menyarankan masyarakat membandingkan informasi yang diterimanya dengan informasi sejenis dari sumber berbeda. "Jika meragukan kebenarannya, jangan disebar," tegasnya. 

Dorongan menjadikan cek dan ricek sebagai tradisi untuk mencegah hoaks tidak hanya disampaikan ke masyarakat, melainkan juga ke insan pers. Jimmy menandaskan, wajib bagi setiap wartawan mengecek kebenaran dan keberimbangan setiap informasi yang diterimanya sebelumnya mengolahnya menjadi sebuah berita. 

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

"Insan pers juga harus berperan. Hoaks sudah menggerus kepercayaan masyarakat ke media massa, jangan biarkan itu semakin parah," tandas Jimmy. 

Menjadikan cek dan ricek untuk setiap informasi, masih kata Jimmy, merupakan keterlibatan nyata masyarakat dan institusi pers terlibat aktif dalam upaya pencegahan terorisme. Ditegaskannya, BNPT dan aparat keamanan tidak bisa menyelesaikan permasalahan terorisme tanpa adanya keterlibatan masyarakat. 

"Terorisme musuh bersama, maka harus bersama-sama kita perangi," tutupnya. 

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Literasi Media sebagai Upaya Cegah dan Tangkal Radikalisme dan Terorisme merupakan salah satu metode yang dijalankan  di kegiatan Pelibatan Pemuda dan Perempuan dalam Pencegahan Terorisme. Satu metode lainnya adalah Visit Media, kunjungan dan diskusi ke redaksi media massa pers untuk mensosialisasikan program pencegahan terorisme. (Red: Abdullah Alawi) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Cerita, Pemurnian Aqidah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Minggu, 06 Agustus 2017

Banser dan Remaja Masjid Amankan Jumat Agung di Ende

Ende, Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur dan Remaja Masjid Ende berpartisipasi dalam pengamanan hari Raya Paskah. Mereka berjaga di Gereja Mautapaga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Jumat (25/3).

"Puluhan Banser dan remaja Masjid Mautapaga mengawal situasi prosesi jumat agung di halaman parkir gereja, jalan raya bersama polisi maupun TNI," ujar Satkorcab Banser PC GP Ansor Kabupaten Ende Muhammad Anwar.

Banser dan Remaja Masjid Amankan Jumat Agung di Ende (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser dan Remaja Masjid Amankan Jumat Agung di Ende (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser dan Remaja Masjid Amankan Jumat Agung di Ende

Anwar menjelaskan, untuk pengamanan prosesi Jumat Agung Paskah 2016, GP Ansor mengirimkan anggota Banser di beberapa titik gereja, di antaranya Gereja Mautapaga, Onekore, Katedral dan Wolowona.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Dikatakan pria yang sering disapa Dewa, sebagai organisasi di bawah naungan Nadhlatul Ulama, GP Ansor selalu berusaha menjaga kebersamaan dalam nuansa keragamaan. Banser dan Ansor tetap menjadi garda terdepan mengawal keberagamaan di setiap daerah.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

"Kebiasaan ini tetap kami menjaga demi keberlangsungan dalam hidup umat beragama di daerah maupun skala nasional," kata Anwar.

Panitia Paskah Gereja Mautapaga menyampaikan terima kasih kepada Ansor Banser dan Remaja Masjid Kabupaten Ende yang turut berpartisipasi dalam pengemanan Paskah. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pimpinan Pusat Ansor dan Banser, Pimpinan Ansor Wilayah karena selalu dalam bingkai kebersamaan. (Ajhar Jowe/Abdullah Alawi) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Kiai Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kamis, 03 Agustus 2017

Pendaftar Mudik Gratis Bareng NU Membludak Sejak Subuh

Jakarta, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Program mudik gratis bareng Nahdlatul Ulama (NU) selalu menyedot antusiasme warga setiap tahun. Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini juga pendaftar sudah tiba di Gedung PBNU sejak waktu subuh. Padahal pendaftaran baru dibuka pukul 09.00 WIB.

Pendaftar Mudik Gratis Bareng NU Membludak Sejak Subuh (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendaftar Mudik Gratis Bareng NU Membludak Sejak Subuh (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendaftar Mudik Gratis Bareng NU Membludak Sejak Subuh

“Bahkan ada sejumlah orang yang sudah tiba sejak setelah sahur,” ujar Wakil Sekretaris Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU yang juga Panitia Mudik Gratis Ali Shobirin, Sabtu (3/6) sambil melayani pemudik mengisi formulir pendaftaran.

Dengan tertib, ribuan pendaftar mengambil kupon untuk ditukarkan formulir dan mengisinya di tempat. Para panitia terlihat sibuk melayani para penukar kupon dan formulir. Panitia dibagi atas beberapa zona, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, dan Lampung.

Sebelum mendapatkan kupon, para calon pemudik antri mengular di halaman gedung PBNU. Mereka diarahkan menuju lantai dua gedung PBNU setelah mendapatkan kupon.

?

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Situasi kondusif betul-betul diciptakan oleh panitia dengan menggandeng bagian keamanan PBNU. Calon pemudik harus membawa identitas seperti KTP dan kartu keluarga sebagai persyaratan wajib mendapatkan kupon dan formulir pendaftaran.

Panitia Koordinator Lapangan Mujahidin menerangkan, program mudik gratis yang digawangi LTM PBNU pihaknya upayakan selalu dalam pengelolaan terbaik, tertib dan memuaskan para pemudik.

“Bus yang kami sediakan ber-AC, kami juga nanti menyediakan menu berbuka bagi para pemudik,” jelas Mujahidin.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tahun 2017 ini, panitia menyediakan total 2400 kursi atau sekitar 40 bus menuju ke sejumlah kota di Indonesia yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta beberapa kota di Lampung.

Setelah para calon pemudik mendapatkan formulir, proses selanjutnya penjukaran tiket. Penukaran formulir dengan tiket dilakukan pada 10 Juni 2017, sedangkan pemberangkatan mudik dilaksanakan pada Ahad, 18 Juni 2017. (Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pahlawan, PonPes Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Rabu, 02 Agustus 2017

Khofifah: Pesantren Buntet Besar Kontribusinya terhadap NU

Cirebon, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Buntet, Kamis (13/4/2017), dalam rangka Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon 2017.

Khofifah: Pesantren Buntet Besar Kontribusinya terhadap NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Pesantren Buntet Besar Kontribusinya terhadap NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Pesantren Buntet Besar Kontribusinya terhadap NU

Usai prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Pimpinan Pusat Muslimat itu menyampaikan pada Pondok Pesantren Attauhidiyyah, bahwa pesantren Buntet merupakan pesantren yang sangat besar kontribusinya terhadap Nahdlatul Ulama.

“Pesantren Buntet ini pesantren yang sangat besar kontribusinya terhadap kelahiran dan kebesaran nama Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Khofifah berharap agar keluarga dan santri Buntet Pesantren dapat mewarisi besarnya kontribusi yang telah ditorehkan para sesepuh.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

“Mudah-mudahan seluruh inisiasi, seluruh kontribusi dari para sesepuh pesantren Buntet akan bisa diwarisi oleh keluarga besar Buntet dan santri-santri Buntet, menjadi bagian dari penguat kemasalahatan umat, agama, bangsa, dan negara,” ucapnya. (M Syakir Niamillah/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pahlawan, Jadwal Kajian, Olahraga Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Selasa, 01 Agustus 2017

Sanlat BPUN Karanganyar 2016 Banjir Calon Pendaftar

Karanganyar, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Pesantren Kilat (Sanlat) Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) pada tahun 2016 akan dilaksanakan serentak pada April hingga Mei. Direktur BPUN Karanganyar Muhammad Romadhon mencatat, tahun 2016 bagi Karanganyar merupakan tahun yang luar biasa dalam proses sosialisasi dan jumlah siswa pendaftar calon Peserta BPUN.

"Sosialisasi Sanlat BPUN didukung penuh oleh alumni baik melalui kunjungan ke sekolah maupun sosialisasi melalui jarkom media sosial. Di antaranya via facebook, line, dengan nama akun BPUN Karanganyar. Media yang lain yaitu instagram, twitter, WA dan BBM," ujar Romadhon kepada Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Ahad (13/3).

Sanlat BPUN Karanganyar 2016 Banjir Calon Pendaftar (Sumber Gambar : Nu Online)
Sanlat BPUN Karanganyar 2016 Banjir Calon Pendaftar (Sumber Gambar : Nu Online)

Sanlat BPUN Karanganyar 2016 Banjir Calon Pendaftar

Dari proses sosialisasi, selama 18 hari setelah dibuka pendaftaran jumlah siswa peminat sudah masuk di angka 170-an pendaftar. Per tanggal 26 Pebruari jumlah pendaftar telah tembus di angka 280 pendaftar. Pembaruan data per tanggal 2 Maret siswa yang mendaftar berjumlah 309 dan pada tanggal 10 Maret bertambah menjadi 241 pendaftar.

Di samping itu, menurutnya data pendaftar yang kami terima dari Panitia Pusat, 80% pendaftar adalah siswa dari sekolah negeri yang terdapat di Kabupaten Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Klaten, bahkan Boyolali.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

"Hal ini sangat membahagiakan karena betapa antusiasme siswa untuk mengikuti program Sanlat BPUN terutama di Karanganyar sangat tinggi," kata Sekretaris GP Ansor Karanganyar tersebut.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kegiatan yang berlangsung di 60 Kabupaten/Kota se-Indonesia menerima kuota di setiap kabupaten/kota sebanyak 60 siswa yang terdiri atas kelas Saintek/IPA dan Soshum/IPS. Kabupaten Karanganyar merupakan satu-satunya penyelenggara Sanlat BPUN di wilayah Soloraya. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pahlawan Pondok Pesantren Attauhidiyyah