Rabu, 27 Februari 2013

Unhasy Tebuireng dan USAS Malaysia Adakan Kerja Sama Penelitian

Jombang, Pondok Pesantren Attauhidiyyah?

Dalam waktu dekat, Universitas Hasyim Asyari Tebuireng, Jombang, akan berkolaborasi dengan Universiti Sultan Azlan Syah (USAS) Malaysia untuk mengadakan penelitian bersama. Penelitian itu dimaksudkan untuk mendapatkan potret utuh perkembangan gerakan radikal dan liberal di kawasan Asia.

Unhasy Tebuireng dan USAS Malaysia Adakan Kerja Sama Penelitian (Sumber Gambar : Nu Online)
Unhasy Tebuireng dan USAS Malaysia Adakan Kerja Sama Penelitian (Sumber Gambar : Nu Online)

Unhasy Tebuireng dan USAS Malaysia Adakan Kerja Sama Penelitian

"Selain penelitian, kami juga akan menjalin kerjasama program dalam bentuk pertukaran mahasiswa dan dosen antar kedua universitas. Juga kerjasama di bidang penelitian, penulisan jurnal ilmiah dan pertukaran budaya," kata Wakil Rektor III Mif Rohim Syarkun, Jumat (10/2/2017).

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unhasy Tebuireng dan USAS Malaysia di kampus Unhasy Tebuireng, sehari sebelumnya. Dari pihak USAS, delegasi dipimpin oleh Deputy Vice-Chancellor Academic and Student Affair (Wakil Rektor I), Dato Wan Sabri Bin Wan Yusof. Sedangkan delegasi Unhasy dipimpin oleh Wakil Rektor I Unhasy Muhsin Ks.

Nantinya, kata Rohim, jika ada dosen Unhasy yang mengambil studi S3 di USAS, salah satu dosen Unhasy akan diminta menjadi co-promotor atau co-supervisor. "Untuk penulisan jurnal, kami akan mengkaji pemikiran keislaman yang dikembangkan oleh Hadlratus Syaikh Hasyim Asyari," ungkap pria yang sebelumnya cukup lama mengajar di Universiti Teknologi Malaysia ini.

Di tempat sama, Wakil Rektor I USAS Wan Sobri menuturkan, kerja sama ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak. Sebab, Unhasy memiliki tradisi keilmuan yang cukup lama. Pesantren Tebuireng sejak berdiri pada 1899 dan Unhasy pada 1967, menurut dia, sudah memulai tradisi keilmuan dan kajian keislamanan yang cukup memadai.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

"MoU kali ini kami bekerja sama dalam bidang akademik, penulisan, penyelidikan (penelitian, red), pertukaran pelajar dan staf/pengajar. Supaya pengalaman yang sudah dimiliki dua universiti ini dapat dikongsikan (dikerjasamakan, red). Advantage-advantage masing-masing juga dapat dikongsikan," tutur Dato Wan Sabri dengan logat khas Melayu.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Selain berkunjung ke kampus Unhasy, rombongan USAS juga berziarah ke makam KH Hasyim Asyari dan KH Abdurrahman Wahid Gus Dur di Kompleks Pesantren Tebuireng.

"Saya sangat kagum dengan pondok dan kampus ini. Pondoknya sangat bersih dan teratur. Dan saya bangga bisa berpeluang menziarahi Allah Yarham Gus Dur," ungkap Dato Wan Sabri. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Cerita, Tokoh Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Selasa, 19 Februari 2013

Safari Ramadhan, NU Depok Kunjungi Sebelas Kecamatan

Depok, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Memasuki bulan suci Ramadan 1437 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok akan menggelar kegiatan Ramadhan yang tersebar di sebelas kecamatan di Depok. Keliling ini dilakukan dalam rangka membina warga NU dalam bidang keagamaan.

"Pengurus PCNU akan berkunjung ke kecamatan di mushalla atau masjid. Rangkaiannya dimulai dengan berbuka puasa, shalat tarawih bersama dan dilanjutkan dengan taushiyah dari para kiai NU," kata Rais Syuriyah NU Kota Depok KH Zainudin Maksum Ali.

Safari Ramadhan, NU Depok Kunjungi Sebelas Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Safari Ramadhan, NU Depok Kunjungi Sebelas Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Safari Ramadhan, NU Depok Kunjungi Sebelas Kecamatan

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Depok H Chaerul Anwar mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan dimulai sejak Kamis-Selasa (9-28/6) di sebelas kecamatan di Depok.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Menurutnya, langkah tersebut sangat positif mengingat sambutan dari masyarakat cukup antusias. Ia menambahkan, dalam Safari Ramadhan tersebut pihaknya juga sedikit memberikan bantuan kepada masjid dan marbot.

"Kita turun ke bawah sambil berdakwah di bulan suci Ramadhan. Ini juga bagian dari mencari keberkahan dan meramaikan masjid di bulan puasa," katanya.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Menurutnya, dalam taushiyah nantinya para penceramah dari para mustasyar dan kiai NU. Mengenai materi, lanjutnya, pastinya juga berisi seputar keutamaan di bulan Ramadhan. Ia menambahkan, upaya ini juga bagian dari langkah konsolidasi organisasi dan pembinaan umat.

"Tentunya, dalam materi nanti juga menyebarkan tentang ajaran dan amalan di bulan Ramadhan sesuai dengan Ahlussunnah wal Jamaah. Masyarakat butuh penyegaran rohani dan ini bagian dari tugas kami dalam memberikan pelayanan pada umat," harapnya. (Aan Humaidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah AlaSantri, Cerita, Daerah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Minggu, 10 Februari 2013

Saat Berhaji Jangan Merasa Paling Benar, Pintar, dan Kaya

Makkah, Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Naib (wakil) Amirul Hajj KH Musthofa Aqil Siroj mengajak jemaah haji Indonesia untuk tidak melakukan perbuatan rafatsa, fusuq, dan jidal sebagaimana diajarkan oleh Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 197.

Saat Berhaji Jangan Merasa Paling Benar, Pintar, dan Kaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Saat Berhaji Jangan Merasa Paling Benar, Pintar, dan Kaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Saat Berhaji Jangan Merasa Paling Benar, Pintar, dan Kaya

Hal ini disampaikan Rais Syuriyah PBNU itu saat memberikan taushiyah kepada jemaah haji Indonesia di Hotel Dar Ummul Qura Sektor I wilayah Mahbas Jin, Makkah.

Menurutnya, ada tiga cara untuk menghindari rafats, fusuq, dan jidal. “Jangan merasa paling benar, jangan merasa paling pinter, dan jangan merasa kaya,” katanya di Makkah Rabu, (23/08) sebagaimana diberitakan Kemenag.go.id.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kiai Musthofa Aqil berkisah bahwa Nabi Adam kembali diterima doanya setelah merasa salah. Doa Nabi Adam, “Ya Tuhan, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami, dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk hamba yang merugi.”

Setelah itu, Nabi Adam kembali dipertemukan dengan Siti Hawa di Jabal Rahmah. “Jadi jangan merasa paling benar,” tuturnya.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kiai Musthofa juga berpesan agar jemaah tidak merasa paling pinter. Menurutnya, amal ibadah itu ada macam-macam, karenanya jemaah jangan merasa paling pinter.

“Ada yang makai ushalli, ada yang tidak. Ada yang pake qunut, ada yang tidak. Semuanya punya kiai, punya mazhab, semuanya punya kitab. Lebih baik kita diam, daripada ngomong dari mana itu (sementara kita tidak tahu)?”? katanya.

“Pesan ini penting dibawa ke Indonesia. Sillakan beda pendapat, tapi jangan berantem,” tambahnya.

Pesan ketiga adalah jangan merasa kaya. “Kata Allah, sayalah yang kaya, maka mintalah. Jangan menunjukkan kaya kepada Allah. Jangan pakai perhiasan. Maka akan lebih enak, mintanya,” ujarnya.

Mengakhiri taushiyahnya, Kiai Musthofa berpesan, agar jemaah banyak membaca Al-Qur’an ketika berada di Makkah, memperbanyak membaca shalawat ketika di Madinah. Dan memperbanyak membaca istighfar ketika berada di padang Arafah. “Semoga menjadi haji yang mabrur,” harapnya. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Hikmah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Minggu, 09 Desember 2012

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang

Sidoarjo, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Jelang pilkada, PMII Universitas Sunan Giri (Unsuri) Sidoarjo, Jawa Timur menggelar aksi solidaritas di paseban alun-alun Sidoarjo, Selasa (1/12). Dalam aksinya, aktivis pergerakan ini meminta kepada warga Sidoarjo untuk teliti dan mencermati dalam menggunakan hak suaranya pada laga pemilihan kepala daerah Sidoarjo yang akan dilaksanakan serentak 9 Desember 2015 mendatang.

"Dari peraturan yang sudah begitu jelas, ini tentunya kesadaran sangat penting dalam memahami Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sidoarjo. Maka dari itu, masyarakat Sidoarjo harus mencermati sebelum memilih sebuah pemimpin di kota Delta ini. Karena diakui atau tidak, nasib Sidoarjo ditentukan dalam waktu 5 menit untuk 5 tahun ke depan," ucap ketua komisariat PMII Unsuri, Muhtadi.

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang

Selain itu, PMII Unsuri juga meminta masyarakat Sidoarjo agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu yang berkembang dan terpengaruh oleh intimidasi. Karena pilkada bersih dan damai merupakan dambaan dari semua mayarakat Sidoarjo.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Dalam pemilihan kepala daerah, 9 Desember 2015 nanti, PMII Unsuri siap mengawal agar penyelenggaraan pilkada tersebut  bebas dari money politik, intimidasi, black campaign, golput dan harus bersih serta damai. 

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

"Perubahan kota Delta ini terletak pada pemimpin yang memang memperjuangkan kepentingan masyarakat Sidoarjo atau kepentingan umum, bukan memperjuangkan kepentingan pribadinya. Untuk itu, hindari kecurangan dan pelanggaran," kata Bakrie Irawan salah satu orator aksi.

Tidak sampai disitu saja, PMII Unsuri juga meminta kepada KPUD Sidoarjo agar tetap independen, jujur, adil dan tidak boleh ikut kampanye apalagi menjadi tim sukses dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo.

Beberapa tulisan juga dibentang dalam aksi tersebut, salah satunya bertuliskan "Tolak money politik, tolak serangan fajar, Politisi bersih, Yes, Politisi kotor, No, masyarakat tanpa intimidasi, kawal pilkada besih dan damai". (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Sunnah Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Sabtu, 01 Desember 2012

Ini Amalan Rasulullah SAW di Bulan Sya’ban

Kita sekarang berada di bulan Sya’ban dan sebentar lagi Ramadhan datang menghampiri kita. Bulan Sya’ban merupakan waktu yang tepat untuk berpuasa guna melatih diri untuk terbiasa puasa satu bulan penuh selama Ramadhan. Bahkan orang yang puasa Sya’ban termasuk orang yang menghormati bulan Ramadhan. Nabi Muhammad SAW mengatakan, “Puasa? Sya’ban itu untuk menganggungkan Ramadhan,” (HR At-Tirmidzi).

Puasa Sya’ban sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Menurut pengakuan ‘Aisyah RA, “Hanya di bulan Ramadhan Nabi Muhammad berpuasa satu bulan penuh dan saya tidak melihat Beliau sering puasa kecuali di bulan Sya’ban,” (HR Al-Bukhari). Dalam riwayat Ahmad disebutkan, “Puasa yang disukai Nabi Muhammad SAW ialah puasa di bulan Sya’ban.”

Ini Amalan Rasulullah SAW di Bulan Sya’ban (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Amalan Rasulullah SAW di Bulan Sya’ban (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Amalan Rasulullah SAW di Bulan Sya’ban

Syeikh Nawawi Banten di dalam Nihayatuz Zain menjelaskan sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Artinya, “Macam puasa sunah yang kedua belas adalah puasa Sya’ban. Sebab Nabi Muhammad SAW sangat suka berpuasa pada bulan tersebut. Siapa saja yang berpuasa di bulan Sya’ban, ia akan memperoleh sya’faat di hari kelak.”

Sebagai umatnya, puasa sunah yang dilakukan Nabi SAW ini penting untuk kita amalkan. Meskipun tidak mampu meniru sepenuhnya apa yang diamalkan Nabi Muhammad SAW, paling tidak kita coba berpuasa semampunya selama bulan Sya’ban. Selain mendapatkan ganjaran, puasa Sya’ban dapat melatih diri sendiri agar siap melakukan puasa wajib Ramadhan.

Biasanya, orang yang tidak terbiasa berpuasa tentu akan merasa berat melakukan puasa sebulan penuh pada Ramadhan. Untuk itu, biasakan puasa sebanyak-banyaknya di bulan Sya’ban agar nanti di bulan Ramadhan organ lambung tidak terkejut bila tidak beraktivitas selama siang hari.

Demikian pula bagi perempuan yang belum mengqadha puasa Ramadhan tahun lalu, Sya’ban adalah momen terbaik untuk mengqadha puasa. Jangan sampai ketika memasuki bulan Ramadhan nanti, utang puasa belum dibayar tuntas. Semoga kita mampu mengamalkan sunah Nabi Muhammad SAW. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Warta Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Selasa, 20 November 2012

Inilah Mitos-Mitos Daging Kambing yang Tak Selalu Benar

Jakarta, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Masih ada berbagai mitos seputar daging kambing yang beredar di masyarakat, terutama menjelang Idul Adha, kata Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Jakarta Raya (PAPDI Jaya) Dr Ari Fahrial Syam.

Inilah Mitos-Mitos Daging Kambing yang Tak Selalu Benar (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Mitos-Mitos Daging Kambing yang Tak Selalu Benar (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Mitos-Mitos Daging Kambing yang Tak Selalu Benar

"Di hari raya ini sebagian masyarakat akan menikmati makanan yang mengandung daging kambing atau daging sapi. Jika ingat daging kambing saya ingat beberapa mitos yang sangat diyakini masyarakat kebenarannya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, 4 Oktober 2014.

Ari memaparkan, mitos pertama adalah masyarakat yang kebetulan diketahui tekanan darahnya rendah atau hipotensi akhirnya meningkatkan makan daging kambing agar tensinya naik.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Padahal, ia mengingatkan bahwa tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh berbagai hal antara lain karena perdarahan, kurang minum sampai dehidrasi hingga kelelahan atau kurang tidur.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tensi yang rendah, lanjutnya, juga dapat disebabkan karena gangguan pada jantung baik karena kelainan katup atau serangan jantung bahkan gagal jantung.

"Kalau tensi turun karena gangguan jantung konsumsi daging kambing yang berlebihan justru akan fatal dan memperburuk keadaan," jelas Ari Fahrial Syam.

Ia juga mengemukakan, dampak langsung akibat menkonsumsi daging kambing berlebihan adalah sembelit dan bila mempunyai penyakit GERD (penyakit asam atau isi lambung balik arah ke atas), maka GERDnya akan bertambah parah setelah mengonsumsi daging kambing berlebihan.

Belum lagi, ujar dia, efek jangka panjang berupa peningkatan kadar lemak dan kolesterol darah, apalagi bila setelah makan langsung tidur karena kekenyangan.

Sedangkan mitos kedua yang juga beredar ditengah masyarakat adalah bahwa testis kambing akan meningkatkan gairah seksual atau sate kambing setengah matang meningkatkan gairah seksual.

"Ternyata hal inipun tidak sepenuhnya benar, memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual. Tetap sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena multifaktor dan tidak semata-mata berhubungan dengan makanan," katanya.

Ia memaparkan, daging kambing juga daging merah lain seperti daging sapi mengandung tinggi lemak. Lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh.

Lemak jenuh tersebut, jelas dia, banyak mengandung LDL lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita.

"Selain lemak, daging kambing juga mengandung protein hewani. Protein kita butuhkan untuk menggantikan sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun," katanya.

Dengan demikian, Ari menuturkan bahwa daging kambing termasuk juga daging sapi yang akan menjadi santapan utama Hari Raya Kurban mengandung zat gizi yang memang dibutuhkan tetapi kalau jumlahnya berlebihan akan mengganggu kesehatan.

Untuk itu, ia mengingatkan agar jangan lupa mengimbanginya dengan banyak makan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan.(antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Ubudiyah, Amalan, RMI NU Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kamis, 08 November 2012

Komisariat PMII UIN Suka Gelar Tablig Akbar

Yogyakarta, Pondok Pesantren Attauhidiyyah. Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan tablig akbar dan pengajian Al-Quran. Acara ini dimaksudkan untuk menanamkan nilai keislman khususnya Aswaja di masjid UIN Suka, Kamis (20/2).

Di laboratorium UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (21/2) dini hari, Ketua panitia Badruttamam mengatakan, acara keagamaan ini digelar dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Komisariat PMII UIN Suka Gelar Tablig Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)
Komisariat PMII UIN Suka Gelar Tablig Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)

Komisariat PMII UIN Suka Gelar Tablig Akbar

Ketua Pimpinan Komisariat UIN Suka Arya Putra juga menambahkan bahwa acara seperti ini merupakan agenda yang jarang sekali dilaksanakan oleh mahasiswa.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan upaya menggali semangat yang ada dalam diri nabi. Kita sebagai mahasiswa patut meniru dan mampu memberikan perubahan,” tandas Arya Putra.

Menurut penceramah Katib Aam PBNU KH Malik Madani, kegiatan maulid yang diadakan PMII merupakan tradisi NU. “Walaupun tiada kaitan struktural antara NU dan PMII, tradisi ini banyak manfaatnya di antara sahabat, senior, dan yunior,” pungkas Kiai Malik. (Nur Sholikhin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pesantren, Nahdlatul Ulama, Tokoh Pondok Pesantren Attauhidiyyah