Rabu, 24 Januari 2018

PAC Muslimat NU Arjasa Dapat Penghargaan Disabilitas

Jember, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Kepedulian Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur terhadap penyandang disabilitas memantik penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh tim yang terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) yang berpusat di Yogyakarta.

Seremoni penyerahan penghargaan itu telah dilakukan Senin lalu di sebuah rumah makan di Jember, dan diterima oleh Sekretaris PAC Muslimat NU Arjasa, Rohimah.? “Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Direktur SAPDA, Ibu Nurul Sa’adah, dan saya yang menerima selaku wakil PAC Muslimat NU Arjasa,” ucapnya kepada Pondok Pesantren Attauhidiyyah di kediamannya, Kamis (22/12).

PAC Muslimat NU Arjasa Dapat Penghargaan Disabilitas (Sumber Gambar : Nu Online)
PAC Muslimat NU Arjasa Dapat Penghargaan Disabilitas (Sumber Gambar : Nu Online)

PAC Muslimat NU Arjasa Dapat Penghargaan Disabilitas

Seperti diketahui, selama ini Rohimah merupakan sosok yang? cukup getol bergiat di dalam pelayanan insan-insan difabel. Salah satu program? yang ia gagas adalah “Menuju Arjasa Ramah Difabel”. Pada saat hampir bersamaan, SAPDA yang bekerja sama dengan Kemenko PMK RI dan The Asia Foundation, memilih Kecamatan Arjasa dan Ambulu sebagai daerah intervensi. Dan Rohimah pun semakin mantap? mengurusi? sekaligus? melayani tetek bengek yang berkaitan dengan penyandang disabilitas. Atas kegiatannya tersebut, Rohimah mendapat perhatian dari pemerintah. “Seiring berjalannya waktu, saya? diangkat menjadi FL (Fasilitator Lapangan) Desa Arjasa,”lanjutnya.

Sebagai PAC Muslimat NU, tentu saja dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan penyandang? disabilitas,? ia selalu melibatkan Muslimat NU, termasuk dalam pembuatan? film dokumenter seputar orang yang mempunyai keterbatasn fisik tersebut.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Sebaliknya, dalam agenda rutin PAC Muslimat NU, penyandang disabilitas? selalu dihadirkan,? berbaur dengan masyarakat umum. Selain? itu, dalam rangka menyambut? Hari Disabilitas Internasional (HDI)? 2016,? Muslimat NU Arjasa? juga dilibatkan. Misalnya dalam kegiatan pergelaran seni Pandalungan dan karnaval, yang menampilkan seni musik hadrah dengan melibatkan 150 orang.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

“Sedangkan untuk kegiatan intensif penyandang disabilitas, dalam setiap bulan ada forum warga yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti? tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintahana Ada juga forum belajar serta kelompok belajar yang juga melibatkan? masyarakat dan penyandang disabilitas,” tutur Rohimah.

Dikatakannya, Pemeritah Kabuapten Jember mempunyai perhatian yang besar terhadap penyadang disabilitas. Apalagi? saat ini Jember sudah memilki Perda Difabel.? Merujuk pada data Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), di Kabupaten Jember? tercatat sedikitnya? ada sekitar 2.500 penyandang disabilitas. ”Mereka butuh perhatian? kita semua,” jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Tokoh, Sholawat, RMI NU Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar