Selasa, 06 Maret 2018

Pagar Nusa Dikembangkan tanpa Acuhkan Kearifan Lokal

Jember, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Pagar Nusa ingin mengembangkan pencak silat tanpa mengabaikan kearifan lokal. Sebab, ketika kearifan lokal diacuhkan, maka ia sangat berpotensi menimbulkan ketegangan, bahkan benturan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur H Faidhul Mannan saat memberikan pengarahan dalam acara Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Pondok Pesantren Al-Qodiri, Gebang, Jember, Ahad (10/12).

Pagar Nusa Dikembangkan tanpa Acuhkan Kearifan Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Pagar Nusa Dikembangkan tanpa Acuhkan Kearifan Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Pagar Nusa Dikembangkan tanpa Acuhkan Kearifan Lokal

Menurutnya, Pagar Nusa akan mengakomodasi kelompok silat manapun untuk bergabung, membangun kekuatan demi kejayaan NU, bangsa dan negara. "Oleh karena itu, saya mengajak bagi warga (pesilat) NU yang masih berada di mana-mana, mari kembali ke habitat aslinya.  Sekarang NU sudah punya wadah pesilat resmi, yaitu Pagar Nusa," ucapnya.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Pria kelahiran Situbondo itu menambahkan bahwa di tubuh Pagar Nusa sendiri cukup beragam aliran silat sesuai dengan budaya daerah, misalnya aliran Cimande, Kuntu, Gasmi, Pamor (Pamekasan), Jokotole, Bawean, dan sebagainya. Aliran-aliran silat tersebut tetap bisa eksis, bahkan dikembangkan dengan catatan platform dan visi misinya harus mengikuti Pagar Nusa.

"Kalau di Jember berkembang  aliran Cimande, ya tidak apa-apa. Silakan diakomodasi, dan ciri khas Cimandenya tak akan hilang, namun tetap harus mengikuti garis besar Pagar Nusa," ungkapnya.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Ketua Pencak Silat Pagar Nusa Jember H Fathorrozi menegaskan bahwa kegiatan UKT dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas para pesilat secara berjenjang sehingga semakin  lama semakin banyak pesilat yang memenuhi kualifikasi. "Saya punya target, dalam lima tahun kedepan minimal ada 5000 pelatih," tukasnya saat memberikan sambutan.

UKT itu sendiri diikuti oleh 600-an pesilat Pagar Nusa yang datang dari berbagai  kecamatan di Kabupaten Jember. Hadir dalam acara  tersebut, fungsionaris Pimpinan Pusat Pagar Nusa Lora Fadil Muzakki yang  menjadi tuan rumah, Wakil Ketua PCNU Jember H Misbahus Salam. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Syariah, PonPes, Bahtsul Masail Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Senin, 05 Maret 2018

Enam Tips Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan

Oleh : Masludi S



Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban barasal dari kata rahb yang berarti luas atau lapang. Marhaban menggambarkan suasana penerimaan tetamu yang disambut dan diterima dengan lapang dada, dan penuh kegembiraan. Marhaban ya Ramadhan (selamat datang Ramadhan), mengandungi arti bahwa kita menyambut Ramadhan dengan lapang dada, penuh kegembiraan, tidak dengan keluhan.?

Enam Tips Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Enam Tips Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Enam Tips Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan

Rasulullah sendiri senantiasa menyambut gembira setiap datangnya Ramadhan. Dan berita gembira itu disampaikan pula kepada para sahabatnya seraya bersabda: "Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Allah telah memfardlukan atas kamu puasanya. Di dalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu surga dan dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu seluruh setan. Padanya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam itu maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan" (HR. Ahmad)?

Bagi kaum muslimin, ibadah puasa, baik puasa wajib maupun puasa sunah, bukanlah sesuatu yang asing. Umat Islam telah terbiasa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan dan merupakan ibadah mahdhah yang wajib dilaksanakan. Umat Islam diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan sebulan penuh ketika sudah berusia akil balig. Seorang dipandang sudah akil balig apabila laki-laki sudah mimpi basah (mengeluarkan sperma) dan perempuan sudah mengalami menstruasi atau haid.

Bagi umat Islam, Pengertian as-shaum (puasa) menurut bahasa adalah menahan diri dari sesuatu. Sedangkan menurut istilah agama (syara’) adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Jadi puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal lain yang membatalkannya mulai terbit fajar hingga matahari terbenam, dengan niat dan beberapa syarat. Al-Quran mengungkapkan bahwa puasa adalah aktivitas ubudiyah agar orang-orang beriman mencapai derajat takwa. Dalam Al-Quran surah al-Baqarah: 183 dijelaskan tentang puasa, sebagai berikut:?

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa. (Al-Baqarah:183)

Pada umumnya munculnya berbagai macam penyakit yang menimpa banyak manusia, lebih-lebih di zaman modern sekarang ini, lebih banyak disebabkan oleh keresahan, kegelisahan, ketegangan jiwa, stres berat, dan juga akibat pola makan yang tidak baik dan tidak benar. Apalagi makan dan minum yang berlebih-lebihan. Keresahan, kegelisahan, ketegangan jiwa, stres berat akan menyebabkan saraf menjadi tegang dan meningkatnya kekalutan, kemudian mempengaruhi saraf-saraf lambung, seringkali menyebabkan sulitnya pencernaan, luka lambung (maag), denyut jantung tidak normal, sukar tidur, dan pusing-pusing.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Menurut Ilmu Kedokteran terbukti bahwa, makan dan minum yang berlebih-lebihan bisa membahayakan lambung, menghancurkan hati, memberatkan kerja jantung, menyebabkan mengerasnya pembuluh darah, sesak dada, naiknya tekanan darah, dan kencing manis. Sehubungan dengan hal ini Allah SWT sudah mengingatkan, Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. (QS al-A’raaf: 31). Rasulullah SAW juga bersabda, yang artinya, Perut itu gudangnya penyakit. Agaknya tidak ada cara pencegahan dan pengobatan atas penyakit-penyakit tersebut kecuali dengan tidak makan dan minum yang berlebih-lebihan, yakni dengan membatasi nafsu makan (diet), dan yang lebih baik tentunya adalah dengan puasa.

Puasa Ramadhan menjadi hal yang penting dipahami manfaatnya. Apalagi jika dilakukan secara ikhlas dan disertai kepercayaan dan pengetahuan yang memadai tentang manfaat pelaksanaan puasa bagi kesehatan tubuh, khususnya dalam metabolisme dan sistem endokrim.

Dengan menjalankan puasa, berarti suatu aktivitas fisik dan biologis, usaha untuk mengatur dan memperbaiki metabolisme tubuh. Hal ini dapat dimengerti, karena pelaksanaan puasa mengajarkan dan melatih tubuh secara disiplin untuk makan dan minum secara tidak berlebihaan dan mengatur kuantitas dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Dengan demikian, maka puasa akan memberi manfaat kesehatan bagi orang yang menjalankannya. Bepuasa akan melatih seseorang untuk hidup teratur dan disiplin serta mencegah kelebihan makan. Menurut penelitian, puasa akan menyehatkan tubuh, sebab makanan berkaitan erat dengan proses metabolisme tubuh. Saat berpuasa, karena ada fase istirahat setelah fase pencernaan normal, yang diperkirakan 6 sampai delapan jam, maka pada fase tersebut terjadi degradasi dari lemak dan glukosa darah.?

Puasa terbukti mampu meningkatkan derajat kesehatan. Penyakit maag, tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah akan lebih terkontrol. Hausnya itu lho nggak tahan? kata-kata ini biasanya muncul bagi yang baru pertama kali memulai puasa Ramadhan. Walau merasa sangat haus, toh akhirnya kalau diniatai dengan ikhlas puasa bias sampai tiba bedug Maghrib. Yang terpikirpun begitu menyeruput teh manis saat buka,”aduuh rasanya nikmat banget”. Rasa haus yang seharian kutahan itupun hilang sudah.

Menahan lapar dan haus, apalagi pada siang hari yang panas terik, terkadang memang butuh perjuangan tersendiri. Namun, jika puasa kita dilandasi dengan iman dan keikhlasan untuk ibadah, rasanya rasa lapar dan haus itu tak berarti apa-apa. Apalagi jika kita menyadari bahwa puasa ternyata juga membawa begitu banyak hikmah dan manfaat buat kita, salah satunya manfaat kesehatan. Penelitian menunjukkan, puasa sangat baik dilakukan oleh orang yang kadar kolesterol di dalam darahnya tinggi. Bukan rahasia lagi, kadar kolesterol darah yang tinggi secara jangka panjang bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Bila hal ini terjadi di otak, maka terjadilah stroke, dan bila terjadi di daerah jantung maka timbullah penyakit jantung.

Dari hasil penelitian pula diketahui, puasa bisa meningkatkan kolesterol baik (HDL) sebanyak 25 titik, dan menurunkan lemak trigliserol sekitar 20 titik. Lemak trigliserol merupakan bahan pembentuk kolesterol jahat (LDL). Puasa juga akan mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen). Tahukah Anda? radikal bebas oksigen yang berlebihan di dalam tubuh akan mengurangi aktivitas kerja enzim, menyebabkan terjadinya mutasi, dan kerusakan dinding sel. Ada sekitar 50 penyakit degeneratif, termasuk penyakit jantung dan stroke, dicetuskan dan diperparah oleh senyawa radikal bebas. Bagi orang yang sehat, puasa juga akan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe-2. Ini karena saat puasa, dengan sendirinya konsumsi kalori secara fisiologis akan berkurang. Hal ini akan mengurangi sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Lebih jauh, hal ini akan meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam menormalkan kadar gula darah. Pengontrolan gula darah yang baik akan mencegah penyakit diabetes tipe-2.?

Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari puasa untuk kesehatan, yaitu: Mendorong terjadinya rejuvinasi (pergantian) sel-sel tubuh a). Membantu menurunkan tekanan darah bagi yang menderita tekanan darah tinggi. Berat badan juga akan turun. b). Dispepsia (maag) fungsional kebanyakan akan membaik berkat puasa. c). Penyakit kulit khususnya jamur akan lebih cepat membaik. d). Puasa dapat meningkatkan volume semen, persentase spermatozoa hidup dan jumlah total spermatozoa.?

Lakukan secara benar, agar puasa yang tengah kita jalankan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesehatan, maka laksanakan puasa dengan benar. Puasa yang benar artinya puasa yang sesuai dengan kaidah agama, juga kesehatan. Untuk itu, simak beberapa tips :

Pertama, makan dan minum yang cukup, sekitar 8-10 gelas sehari. Dalam hal minum ini, para lansia (lanjut usia) seringkali tidak merasa haus walau baru minum sedikit. Namun demi kesehatan, gaya hidup hendaknya diusahakan untuk minum yang cukup meski tidak haus. Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.?

Kedua, untuk kebutuhan kalori, biasanya wanita membutuhkan kalori sekitar 1.900 kalori, sementara pria 2.100 kalori. Kalori sebanyak ini bisa terpenuhi dari makanan dan minuman yang disantap selama sahur dan buka puasa. Tapi tentunya, makanan dan minuman itu harus memenuhi standar gizi yaitu 50 persen karbohidrat, 25 persen lemak, 10-15 persen protein, serta vitamin dan mineral secukupnya. Untuk makanan, sebaiknya pilih makanan alami karena lebih aman. Misalnya: karbohidrat diperoleh dari nasi, kentang, mi atau jagung. Protein dari daging, ikan, tempe, tahu, dan lain-lain. Sedangkan sumber vitamin dan mineral ada pada sayuran dan buah-buahan berwarna kuning, hijau tua, dan merah.?

Ketiga, saat berbuka puasa, hendaknya tidak makan sekaligus banyak, tapi secara bertahap. Dimulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis. Jika Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Selain berguna untuk menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, niasin, dan serat.

Keempat, sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.?

Kelima, jika tidak bisa makan nasi dalam jumlah yang cukup banyak (karena ada perubahan pada lambung dan gerakan usus) cobalah untuk makan camilan. Untuk mencegah sembelit, sebaiknya sayur dan buah dikonsumsi setiap hari. Jika perlu mengonsumsi suplemen.

Kelima, istirahat di waktu siang hari. Ini berguna untuk menghindari keluarnya keringat yang sangat banyak.?

Keenam, Jika ingin olahraga, bisa dilakukan pada sore hari sekitar satu atau setengah jam sebelum berbuka.

Penulis adalah dokter umum, warga NU yang berdomisili di Kec. Sliyeg-Indramayu

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Sunnah, Olahraga, Pahlawan Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Berbahaya, Jika Islam Dipahami Hanya Sebatas Gerakan

Jakarta, NU.Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi dan Syeikh Agung Al-Azhar Prof Dr Mohamed Sayed Tantawi  dalam pertemuannya di Kairo, Mesir, sependapat bahwa Islam tidak bisa dipahami hanya sebagai konsep gerakan semata, tapi harus di pahami secara holistik sebagai sebuah ajaran. Jika pola pikir gerakan yang dikedepankan, ini sangat berbahaya. Pasalnya pemahaman seperti ini hanya akan memberikan penilaian salah dan memasukan Islam sebagai kelompok radikal. Padahal, unsur radikalisme itu ada pada semua agama.

"Dalam pertemuan itu, PBNU dan Al-Azhar sepakat memprakarsai suatu pertemuan internasional di Jakarta untuk menampilkan Islam sebagai ajaran, dan bukan sebagai gerakan atau kekuatan. Sebab, sangat berbahaya, jika Islam hanya dipahami sebagai gerakan," kata Hasyim Muzadi,  Minggu (25/5).

Menurut Gus Hasyim, Pertemuan internasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta sekitar akhir 2003 ini, akan dihadiri para rektor universitas Islam di seluruh dunia, di samping para ulama yang membidani bidang ajarannya, bukan politikus Islam.

Muzadi dan Syeikh Tantawi berpandangan bahwa realitas sekarang  yang sangat ditonjolkan adalah Islam sebagai gerakan atau kekuatan, sehingga seolah-olah Islam itu berhadap-hadapan atau saling memusuhi dengan negara-negara Barat atau kelompok non-Islam lainnya.

"Sehingga pada gilirannya sangat merugikan dunia Islam dalam konteks hubungan internasional. Oleh karena itu, perlu kita tampilkan Islam sebagai ajaran atau sebagai filsafat hidup yang mengandung kebenaran rahmatan lil alamin (menjadi rahmat bagi semesta alam)," paparnya.

Pelaksanaan pertemuan internasional yang akan dijadwalkan itu  merupakan bagian dari upaya PBNU dalam langkah menjembatani antara dunia Islam dan dunia Barat, yang dalam hal ini akan difokuskan ke Eropa.

Dalam upaya menjembatani dunia Islam dan dunia Barat ini, PBNU telah berkunjung ke negara-negara Eropa, dan bertemu dengan pimpinan parlemen Uni Eropa serta sejumlah pejabat di sana, khususnya di Jerman beberapa waktu lalu, dan ternyata mereka mengharapkan agar NU menjembatani hal tersebut.

"Bertalian dengan itu, PBNU yakin bahwa jembatan yang paling baik adalah jika Islam ditampilkan sebagai ajaran, dan bukan sebagai kekuatan," tandas Muzadi.

Pada kesempatan tersebut, PBNU dan pihak Al-Azhar sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan. Dalam pertemuan dengan Syeikh Al-Azhar tersebut, Muzadi didampingi sejumlah pimpinan PBNU, di samping Kepala Bidang Politik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo Agil Salem Al-Attas mewakili Dubes RI untuk Mesir Prof Dr Bachtiar Ali, MA yang saat ini melakukan tugas kerja di Jakarta, dan Kasub-Bidang Protokoler KBRI Krishna Djelani.

KH Hasyim Muzadi bersama rombongan PBNU melakukan kunjungan selama beberapa hari ke Mesir setelah melakukan ibadah umrah di Arab Saudi. Dalam kunjungan tersebut beliau didampingi oleh KH Abdul Aziz Ahmad, KH Masduki Baidlawi,  Ronin Hidayat, KH Sofyan Hidayat Bin Najmuddin. KH. Mas Soebadar, KH A. Idris Muzakki, Slamet Effendy Yusuf,  KH. Abd Wahid Bisri, Fakhrurozi, Muhammad Nafi, Ibu Mutammimah Muzadi,  Siti Aniroh Slamet,  Abd Hikam Hidayat, Elina Almaghfiroh, Laily Abidah, dan Alfi Rahamawati.

Selama di Mesir, selain bertemu dengan Syeikh Al-Azhar, juga Rektor Universtas Al-Azhar Prof Dr Omar Hashim, dan Wakil Menteri Waqaf Mesir. Dalam pertemuan tersebut, PBNU sepakat dengan kementerian wakaf untuk kerja sama di bidang wakaf, dan dalam hal ini PBNU akan mengirim tim khusus untuk melakukan studi banding ke Mesir menyangkut pelaksanaan wakaf.

"Manajeman wakaf  sangat penting dipelajari, karena selama ini kita belum mempraktekan secara baik manajeman wakaf, padahal persoalan ini sangat bertalian dengan pemanfaatan harta umat" ungkapnya.(Kln-S/kol/cih)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Pendidikan Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Berbahaya, Jika Islam  Dipahami Hanya Sebatas Gerakan (Sumber Gambar : Nu Online)
Berbahaya, Jika Islam Dipahami Hanya Sebatas Gerakan (Sumber Gambar : Nu Online)

Berbahaya, Jika Islam Dipahami Hanya Sebatas Gerakan

Sabtu, 03 Maret 2018

Dubes Baru Amerika Ucapkan Selamat Harlah NU Ke-91

Jakarta, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovam berkunjung ke kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (2/2) sore. Ia diterima langsung Ketum PBNU KH Said Aql Siroj di ruanganya.

“Saya tahu kemarin Nahdlatul Ulama memperingati hari lahir. Karena itu saya mengucapkan selamat hari lahir yang ke-91,” kata dubes yang mengaku baru tinggal di Indonesia selama sekitar dua bulan ini membuka pembicaraan.

Dubes Baru Amerika Ucapkan Selamat Harlah NU Ke-91 (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Baru Amerika Ucapkan Selamat Harlah NU Ke-91 (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Baru Amerika Ucapkan Selamat Harlah NU Ke-91

Joseph baru saja menggantikan dubes Amerika sebelumnya, Robert Orris Blake Junior yang telah mengakhiri masa tugasnya di Indonesia. Sebelumnya, Joseph menjabat sebagai Direktur Institut AS di Taiwan yang telah berdiri sejak 2014.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan sangat terkesan dengan umat Islam di Indonesia ketika pertama kali mulai menyapa masyarakat di sini. Joseph bercerita, sebelumnya dirinya disambut dengan ramah saat mengunjungi sebuah pesantren di Jawa Tengah Januari lalu.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Joseph mengajak NU untuk menjalin kemitraan dengan pihaknya khususnya di bidang toleransi dan pendidikan. “Ada tujuh ribu pelajar asal Indonesia yang kini sedang belajar di Amerika Serikat. Ini naik tujuh persen. Saya berharap jumlah tersebut terus meningkat,” tuturnya.

Kiai Said menyambut baik tawaran itu dan menyarankan agar banyak warga pesantren yang bisa belajar ke negara berjuluk “Negeri Paman Sam” ini. Sebelumnya ia menyampaikan kritik terhadap presiden baru Amerika Donald Trump yang terkesan menggeneralisisasi Islam dengan label negatif.

Kiai asal Cirebon ini lantas mengenalkan Islam Nusantara yang secara garis besar meyakini bahwa budaya dan agama memiliki hubungan sinergis. “Budaya menjadi infrastruktur agama. Dengan tradisi lokal, Islam di Indonesia menjadi kuat dan tak tercerabut dari masyarakat,” jelasnya.

Joseph yang datang bersama rombongan juga disambut hangat oleh Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Bendum PBNU H Bina Suhendra, Ketu PBNU H Marsudi Syuhud, Ketua PBNU Robikin Emhas, dan sejumlah pengurus lain. (Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Sholawat, Nusantara Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Eks Bintang Timnas AS Berbagi Teknik Sepak Bola dengan Santri

Tangerang, Pondok Pesantren Attauhidiyyah 



Kedatangan Ethan Zohn, mantan bintang sepak bola Timnas Amerika, disambut hangat dan meriah oleh para santri di Pondok Pesantren Darul Muttaqin. Ethan yang sudah tiga kali menjadi survivor kanker ini memang aktif di dunia pendidikan dan anak-anak selepas dari karirnya di bola.

Eks Bintang Timnas AS Berbagi Teknik Sepak Bola dengan Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Eks Bintang Timnas AS Berbagi Teknik Sepak Bola dengan Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Eks Bintang Timnas AS Berbagi Teknik Sepak Bola dengan Santri

Co-founder Grassroots Soccer ini menyengajakan diri mengunjungi pesantren atas fasilitasi Kedubes Amerika setelah mendengar gaung Liga Santri Nusantara (LSN). Melalui yayasannya, Ethan Zohn mengkampanyekan pendidikan kepada anak-anak yang kurang beruntung. Kali ini kunjungannya ke pesantren juga dilatarbelakangi oleh informasi bahwa para santri hidup dalam kesederhanaan bahkan tidak sedikit yang kekurangan.

Bertempat di lapangan sepak bola Pondok Pesantren Darul Muttaqin di Jalan Raya Cadas-Kukun, Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Pasar Kemis Tangerang, Ethan memberikan coaching clinic kepada dua kesebelasan dari Ponpes Darul Muttaqin Tangerang dan Ponpes Ar Roisiyah Tangerang Selatan. 

Didampingi asistennya, Bryan, mantan kapten kesebelasan Maccabee Amerika Serikat tersebut memberikan pelatihan teknik dasar bermain kepada dua tim kesebelasan yang pernah bertemu di final Liga Santri Nusantara (LSN) Region Banten tersebut. Kedua kesebelasan tersebut masing-masing adalah juara dan runner-up Liga Santri Region Banten tahun ini.

Kehadiran Ethan membuat atlet muda dari dua kesebelasan tersebut tampak antusias dan berlatih penuh semangat. Tanpa malu-malu, para santri belia tersebut berinteraksi dengan Ethan. 

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Tidak hanya memberikan materi teknik sepak bola, Ethan juga memberikan motivasi kepada para santri. Ethan mengisahkan lika-liku kehidupannya hingga akhirnya bisa merumput di dunia sepak bola Amerika Serikat sebagai pemain professional bahkan bintang. Ia juga menceritakan pengalamannya bertahan dari serangan kanker dan bersyukur bisa selamat hingga kini.

"Sepak bola itu kadang penuh misteri. Kadang Anda tidak tahu akan seperti apa Anda ke depannya. Tetapi bermimpilah dan wujudkan mimpi itu. Awal karir saya di sepak bola adalah kiper cadangan. Ini membuat saya merasa tak berkecil hati karena tidak selalu dimainkan. Hingga suatu ketika saya mendapatkan titik balik dan tumbuh seperti ini," kata Ethan memotivasi.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Lebih lanjut Ethan menambahkan pentingnya kedisiplinan dalam membentuk karakter pesepak bola yang kuat. "Sepak bola itu bukan sekedar olahraga, tapi juga melatih kemampuan kepemimpinan, persahabatan, disiplin dan tanggung jawab. Sepak bola adalah kerjasama dan adaptasi, kita harus membuang egoisme dan rasa ingin tampil mencolok," imbuhnya. 

"Berlatih sepak bola tidak harus menjadi pemain profesional, namun justru melalui sepak bola anak muda terlatih mentalnya, sehingga kelak profesi apapun yang dijalani, mereka menjadi orang-orang terbaik," tambah Ethan seraya memotivasi santri. 

Coaching clinic lalu dilanjutkan dengan pertandingan ekhibisi. Dalam pertandingan ini para pemain Liga Santri Nusantara tersebut tampak bersemangat setelah mendapatkan suntikan motivasi dari Ethan Zohn yang merupakan kiper dan sekaligus kapten tersebut. (Ali/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Syariah, Sholawat, Meme Islam Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kamis, 01 Maret 2018

Cara Kepala MTs Ini Membawa Madrasahnya Berprestasi

Bagi Drs. Suhardi, M.Pd.I., Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pamulang, Banten, terget yang ditetapkan oleh madrasah harus jelas dan kongkret. Setiap tahun madrasah yang dipimpinnya harus mendapatkan prestasi, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga untuk berbagai kompetisi non akademik.

Suhardi tercatat oleh Kementerian Agama sebagai salah satu kepala madrasah yang luar biasa. Madrasah yang dulunya tidak diminati bahkan tidak dikenal, sekarang diperebutkan oleh para orang tua calon siswa baru dan mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Para siswa MTsN 2 Pamulang juga mencatatkan segudang prestasi tingkat lokal, nasional bahkan internasional.

Di luar bidang akademik, MTs ini tercatat pernah memenangi lomba UKS, Juara Umum Porseni beberapa bidang olahraga, marcing band, dan kontes robotik. Untuk marching band, madrasah ini telah memeroleh Piala Wakil Presiden 2010 dan Piala Presiden 2010. Untuk robotik, MTsN 2 Pamulang bahkan sampai memperoleh juara pda kontes robotik tingkat internasional di Malaysia.

Cara Kepala MTs Ini Membawa Madrasahnya Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Kepala MTs Ini Membawa Madrasahnya Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Kepala MTs Ini Membawa Madrasahnya Berprestasi

Suhardi punya cerita tersendiri mengenai awal mula kegiatan marching band di madrasahnya. “Tahun 2010 saya punya waka kesiswaan yang hobi marching band. Lalu saya tantang, kamu bisa nggak bikin marching band berkelas nasional? Katanya, bisa pak. Saya tidak tahu bagaimana caranya, tapi kata dia, gampang pak. Kita jalan-jalan ke pasar baru lihat toko-toko marching band yang bagus-bagus nanti kita kerjasama saja,” katanya.

“Akhirnya kita pergi ke pasar baru. Ketemulah toko Wijaya milik orang India. Saya katakan, saya ingin merintis marching band tapi saya tidak punya alat dan saya janji kalau saya akan membeli alat-alat akan ke bapak terus. Saya datang ke situ dan bikin MOU. Jadi saat latihan kita pakai alat yang bagus dan harganya mahal sekali 20 jutaan itu,” kata Suhardi bercerita.

Semenjak itu MTsN 2 Pamulang selalu langganan juara marching band. Puncaknya madrasah tsanawiyah ini berhasil memeroleh Piala Presiden dan sering kali menang kompetisi dengan sekolah lain seluruh Indonesia bahkan dengan grup marching band tingkat SMA dan perguruan tinggi.

Kembali ke toko Wijaya yang pertama meminjamkan alat marching band, setelah beberapa kali juara, pemilik toko makin percaya kepada Suhardi. Bahkan anak dari penjaga toko juga disekolahkan ke MTsN 2 Pamulang.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Kata Suhardi, ketidaktersediaan sarana bukan hambatan untuk meraih prestasi. Dengan tekat juara, beragam cara bisa ditempuh.

Prestasi lain yang sangat membanggakan diraih MTSN 2 pada akhir tahun 2014 di bidang robotik. MTsN ini memborong sejumlah penghargaan dalam kontes robotik tingkat internasional di Johor Malaysia. Padahal kegiatan eskul robotik baru dimulai pada 2013, baru satu tahun sebelum prestasi internasional diraih. Hampir mirip seperti marching band, pada awalnya madrasah ini juga tidak punya peralatan robotik. Salah satu kunci sukses dalam hal ini adalah kerjasama dengan pihak-pihak yang kompeten dan kejelian memilih siswa yang berbakat di bidang logika, matematika, sains dan informatika.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Di bidang akademik, prestasi akademik yang diperoleh MTsN 2 Pamulang lebih banyak lagi, dari mulai lomba cerdas cermat di berbagai tingkatan, olympiade matematika, oimpiade bahasa Inggris, dan lomba karya tulis tingkat nasional. Untuk institusi madrasah sendiri, tahun 2008 MTsN 2 Pamulang telah ditetapkan sebagai madrasah berprestasi tingkat Kanwil Kemenag Banten, dan tahun 2009 MTsN mendapatkan Juara I Lomba Madrasah Berpretasi Tingkat Nasional.

Menurut Suhardi, MTsN 2 Pamulang menyusun kalender pendidikan dengan sangat rapi. Hasil rapat kerja juga dicetak dengan baik dan karena melibatkan semua komponen maka hasil rapat kerja ini bersifat mengikat semua pihak. Semua yang telah dirumuskan bersama harus dilaksanakan.

MTsN 2 Pamulang juga telah menyusun dan menerbitkan buku pedoman khusus tentang pengelolaan Kelas Bina Prestasi.

Kata Suhardi, target yang ingin dicapai oleh madrasah jelas, yakni harus berprestasi. Dari berbagai prestasi yang telah dicapai, maka tingkat kepercayaan masyarakat kepada madrasah otomatis akan meningkat. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah Santri, Pondok Pesantren, Fragmen Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Jombang Bershalawat Hadirkan Habib Ahmad Alaydrus Jakarta

Jombang, Pondok Pesantren Attauhidiyyah - Kehadiran Habib Ahmad Alaydrus dari Jakarta pada Kamis (17/11) malam mendapat sambutan luar biasa dari ribuan warga Jombang. Mereka khidmat mengikuti seluruh rangkaian acara yang dikemas dalam Jombang Bershalawat tersebut.

Wakil Bupati Jombang Nyai Hj Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan berharap kegiatan ini mampu menjauhkan Kabupaten Jombang dari bala, petaka, maupun musibah. "Semoga apa yang kita niatkan, yang kita cita-citakan akan terwujud," katanya disambut amin ribuan hadirin.

Jombang Bershalawat Hadirkan Habib Ahmad Alaydrus Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Jombang Bershalawat Hadirkan Habib Ahmad Alaydrus Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Jombang Bershalawat Hadirkan Habib Ahmad Alaydrus Jakarta

Yang terpenting karena malam ini membaca shalawat, maka nanti di akhirat akan mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW, lanjutnya.

Tidak hanya bershalawat, sebelumnya ribuan warga ini disuguhi penampilan grup Banjari tiga pilar yang terdiri dari anggota TNI, Polri, dan Korpri. Selanjutnya hadirin diajak beristighotsah dan mendengarkan ceramah agama yang disampaikan KH Syahroni dari Sidoarjo.

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Sejak sore ribuan warga yang berbusana dominan warna putih ini tampak sudah memenuhi halaman Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang hingga Alun-alun yang berada persis di depannya.

Tidak hanya dari dalam kota, jamaah juga datang dari penjuru Jombang bahkan ada yang dari luar kota. Lantunan shalawat nabi tanpa henti dilantunkan yang diiringi rebana dan Banjari. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Pondok Pesantren Attauhidiyyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren Attauhidiyyah News, Cerita, Nusantara Pondok Pesantren Attauhidiyyah