Acara pelantikan ini dilanjutkan dengan seminar International yang bertajuk Islam Nusantara to Word Civilization yang dihadiri oleh beberapa narasumber. Diantaranya, Dr Zainul Milal Bizawie (Penulis Masterpiece Islam Nusantara), Brian Lee (Peneliti Heaverly of Light South Korea) dan James B. Hoesterey (Penelity Emary University USA). Dalam hal ini, Prof Dr Masykuri Abdillah (Guru Besar UIN Jakarta sekaligus Direktur Pasca Sarjana UIN) ditunjuk sebagai pembicara kunci.
Ketua ISNU Tangsel, Ir Suryadi berharap, agar ISNU Tangsel bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewarnai dinamika Tangsel. Suryadi juga berharap dengan dilaksanakannya pelantikan ISNU di lingkungan intelektual, ISNU bisa memberikan energi bagi mahasiswa untuk terus membaca dan bertindak cerdas dalam memilih buku sebagai pembuka jendela wacana.
| Ikatan Sarjana NU Tangsel Resmi Dikukuhkan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ikatan Sarjana NU Tangsel Resmi Dikukuhkan
Dalam sambutan yang berbeda, Ketua Wilayah ISNU Banten, H.A. Bazary Syam mengungkapkan bahwa ISNU harus menjadi garda terdepan dalam mengawal Islam Nusantara. Ia menambahkan bahwa ISNU adalah sebuah kelompok intelektual yang didirikan untuk menyelamatkan bangsa dan negara.?“Dalam mars ISNU, Allahu Akbar menjadi kesejukan bukan untuk membunuh umat Islam,” imbuhnya. (M. Alvin Nur Choironi/Zunus)
Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Dari Nu Online: nu.or.idPondok Pesantren Attauhidiyyah Nusantara, AlaSantri Pondok Pesantren Attauhidiyyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar